Evaporasi dan Transipirasi

Evaporasi merupakan proses penguapan, yaitu penguapan air dari suatu bahan agar diperoleh suatu bahan yang lebih kental atau konsentrat. Evaporasi dipengeruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah besarnya suhu, lama evaporasi dan tekanan yang digunakan. Contoh : Evaporasi nira, tetes tebu, susu kental manis, konsentrat buah, dan lain-lain.

Tujuan evaporasi :

Untuk pengentalan awal suatu bahan cair sebelum dilakukan proses pengolahan selanjutnya, misalnya sebelum dilakukan spray drying, drum drying, kristalisasi.
Mengurangi volume cairan untuk mengurangi biaya penyimpanan, pengangkutan dan pengemasan.
Menurunkan Aw (Activity Water) dengan meningkatkan kandungan bahan padat dalam bahan untuk membantu pengawetan, misalnya dalam pembuatan susu kental.

Faktor yang mempengaruhi laju evaporasi :
Laju dimana panas dapat dipindahkan ke cairan
Jumlah panas yang dibutuhkan untuk menguapkan setiap satuan massa air
Suhu maksimum yang diperbolehkan untuk cairan
Tekanan untuk menguapkan
Perubahan pada makanan selama penguapan

Kristalisasi merupakan pengubahan suatu bahan yang kental menjadi bentuk kristal dengan menggunakan suhu tinggi.
Pembentukan kristal diawali dengan mencampurkan sejumlah kristal ke dalam sirup. Sekali kristal terbentuk, kristal campur yang dihasilkan dan larutan induk (mother liquor) diputar di dalam alat sentrifugasi untuk memisahkan keduanya, bisa diumpamakan seperti pada proses mencuci dengan menggunakan pengering berputar.
Kristal-kristal tersebut kemudian dikeringkan dengan udara panas sebelum disimpan. Contoh : kristalisasi gula, garam.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *